Kalau belakangan ini kamu buka Claude.ai versi gratis dan melihat nama model "Sonnet 5" tanpa pernah tahu kapan model itu muncul, kamu tidak sendirian. Sejak akhir Juni 2026, Anthropic diam-diam menjadikan Claude Sonnet 5 sebagai model bawaan (default) untuk pengguna gratis maupun berbayar Pro — dan yang menarik, ini bukan sekadar penyegaran model biasa, melainkan bagian dari tren yang lebih besar: perusahaan-perusahaan AI besar mulai menaruh model "agentic" mereka di tier gratis, bukan cuma menyimpannya untuk pelanggan berbayar. Artikel ini akan mengupas apa itu model agentic, kenapa Sonnet 5 spesial, bagaimana pola yang sama juga terjadi di ChatGPT dan Gemini, sampai beberapa provider yang kurang populer di Indonesia tapi model agentic-nya justru cukup diperhitungkan.
Daftar isi
- 1 Apa itu Model Agentic?
- 2 Claude Sonnet 5 di Free Tier Claude.ai
- 3 Tren yang Sama di Provider Lain
- 3.1 ChatGPT (OpenAI)
- 3.2 Google Gemini
- 4 Provider Kurang Populer, tapi Model Agentic-nya Bagus
- 4.1 Moonshot AI — Kimi K2
- 4.2 DeepSeek — V4
- 4.3 Z.ai — GLM-5.2
- 5 Perbandingan Limit di Tiap Free Tier
- 6 Kenapa Semua Provider Melakukan Ini?
- 7 Referensi
Apa itu Model Agentic?
Selama ini, model AI seperti ChatGPT atau Claude kebanyakan bekerja sebagai "penjawab": kamu bertanya, ia menjawab dalam satu balasan, lalu selesai. Model agentic berbeda — ia dirancang untuk menyusun rencana, memakai alat bantu (browser, terminal, kalkulator, file, dan lain-lain), lalu mengeksekusi rangkaian langkah itu secara mandiri sampai tugasnya benar-benar tuntas, tanpa harus dituntun satu per satu di setiap langkah.
Contoh sederhana: kalau kamu minta model biasa memperbaiki bug pada kode, ia mungkin hanya menyarankan potongan kode perbaikan. Model agentic bisa membaca kode aslinya, menulis tes untuk mereproduksi bug tersebut, menerapkan perbaikan, menjalankan ulang tesnya untuk memastikan bug benar-benar hilang, semuanya dalam satu proses tanpa diminta ulang di setiap tahap.
Claude Sonnet 5 di Free Tier Claude.ai
Anthropic merilis Claude Sonnet 5 pada 30 Juni 2026, dan menyebutnya sebagai model Sonnet paling agentic yang pernah mereka buat. Sejak hari peluncurannya, Sonnet 5 langsung menjadi model bawaan di paket Free maupun Pro, dan juga tersedia di paket Max, Team, Enterprise, Claude Code, serta Claude Platform (API).
Menurut Anthropic, performa Sonnet 5 pada tugas-tugas agentic — seperti pencarian informasi berlapis di web dan pengoperasian komputer secara otomatis — sudah mendekati model kelas atas mereka, Opus 4.8, meski biayanya jauh lebih murah. Beberapa mitra awal yang mencoba model ini melaporkan bahwa Sonnet 5 mampu menuntaskan pekerjaan multi-langkah, seperti memperbarui data di satu sistem sekaligus mengirim pengumuman ke banyak kontak, secara end-to-end tanpa terhenti di tengah jalan.
Apa Bedanya dengan Model Sebelumnya?
Dulu, kemampuan agentic tingkat tinggi biasanya baru muncul di model kelas Opus (kelas paling mahal dan biasanya berbayar). Sonnet 5 menutup jarak itu: pengguna gratis kini bisa memakai model yang mampu merencanakan tugas, membuka browser, menjalankan perintah di terminal, dan bekerja secara mandiri dalam waktu yang cukup lama — kemampuan yang beberapa bulan sebelumnya hanya tersedia di model yang jauh lebih mahal.
Batasan yang Tetap Ada di Tier Gratis
Meski modelnya sama dengan yang dipakai pengguna berbayar, tier gratis tetap punya batasan, terutama soal jumlah pesan. Pengguna gratis mendapat kuota sekitar 15–40 pesan setiap 5 jam, tergantung tingkat permintaan pada saat itu. Model kelas paling atas, Claude Opus 4.8, tetap dikunci untuk paket berbayar Pro ke atas.
Tren yang Sama di Provider Lain
Yang membuat langkah Anthropic ini menarik bukan cuma soal Claude semata, melainkan karena OpenAI dan Google mengambil arah serupa: menjadikan kemampuan agentic sebagai "standar baru", bukan lagi fitur premium eksklusif.
ChatGPT (OpenAI)
Di ChatGPT, model harian yang dipakai pengguna gratis maupun berbayar sama-sama berasal dari keluarga GPT-5, meski dengan versi berbeda. Pengguna gratis mendapat GPT-5.3 Instant sebagai model bawaan, sementara kemampuan agentic paling kuat — seperti model GPT-5.4 dengan kemampuan mengoperasikan komputer layaknya manusia (mengklik, mengetik, menavigasi lewat tangkapan layar) — dirilis untuk pengguna berbayar ChatGPT Plus, Team, dan Pro, menggantikan model generasi sebelumnya di paket-paket tersebut.
Polanya mirip dengan Anthropic: fitur "berat" seperti mode agen otomatis, riset mendalam, dan penggunaan komputer secara mandiri umumnya lebih dulu hadir di paket berbayar, sementara pengguna gratis mendapat versi model yang lebih ringan namun tetap dari generasi terbaru.
Google Gemini
Google mengambil pendekatan yang agak berbeda: mereka justru cukup terbuka membuka akses agentic di sisi pengembang. Pada 28 Juli 2026, Google mengumumkan bahwa fitur Managed Agents di Gemini API — yang memungkinkan satu panggilan API menjalankan penalaran, eksekusi kode, instalasi paket, hingga pengambilan data dari web secara otonom di dalam sandbox terisolasi — kini tersedia juga untuk proyek dengan akses gratis (free tier), dengan model Gemini 3.6 Flash sebagai model bawaannya.
Provider Kurang Populer, tapi Model Agentic-nya Bagus
Di luar tiga nama besar (Anthropic, OpenAI, Google), ada beberapa lab AI — kebanyakan dari Tiongkok — yang jarang dibahas di media mainstream, tapi model agentic mereka justru dipakai serius oleh banyak developer karena bobot modelnya open-weight (bisa diunduh dan dijalankan sendiri) dan bisa dicoba gratis lewat chat resmi mereka. Beberapa bahkan bersaing ketat dengan model-model besar di atas pada benchmark agentic coding.
Moonshot AI — Kimi K2
Moonshot AI, startup asal Tiongkok, merilis seri Kimi K2 dengan label "Open Agentic Intelligence" — model Mixture-of-Experts raksasa yang secara khusus dilatih untuk memakai alat bantu dan menjalankan tugas berlapis, bukan cuma mengobrol. Versi terbarunya, Kimi K2.6, mendukung mode "Agent Swarm" yang bisa mengoordinasikan ratusan sub-agen sekaligus untuk tugas coding besar. Model ini bisa dicoba gratis di kimi.com, atau dijalankan sendiri karena bobotnya dirilis terbuka di Hugging Face.
DeepSeek — V4
DeepSeek sempat ramai dibicarakan awal 2025 karena model R1-nya, tapi sejak itu mereka jarang jadi headline lagi meski terus merilis model baru. Pada April 2026, DeepSeek merilis DeepSeek V4, yang menurut dokumentasi resminya menjadi model open-source terdepan pada benchmark agentic coding, dengan konteks 1 juta token sebagai standar di semua layanan resmi mereka. V4 juga dirancang agar kompatibel langsung dengan agen coding populer seperti Claude Code. Model ini bisa dicoba gratis tanpa batas jumlah percakapan di chat.deepseek.com.
Z.ai — GLM-5.2
Z.ai (dulunya dikenal sebagai Zhipu AI) adalah lab asal Tiongkok lain yang mengembangkan seri model GLM. GLM-5.2, dirilis pertengahan 2026, punya "Agent Mode" yang bisa langsung menghasilkan file dokumen, spreadsheet, presentasi, mencari di web, dan menjalankan tugas berlapis dari satu perintah. Bobot modelnya berlisensi MIT — salah satu lisensi paling terbuka untuk keperluan komersial — dan modelnya bisa dicoba gratis lewat chat resmi di chat.z.ai.
Perbandingan Limit di Tiap Free Tier
Supaya lebih mudah dibandingkan, berikut rangkuman kira-kira model bawaan dan batasan pemakaian gratis di masing-masing provider. Perlu dicatat, angka-angka ini bersifat perkiraan dan bisa berubah sewaktu-waktu — apalagi untuk provider yang kurang populer, sebagian besar tidak mempublikasikan angka pasti secara terbuka.
| Provider | Model Bawaan Gratis | Perkiraan Limit | Catatan |
|---|---|---|---|
| Claude (Anthropic) | Sonnet 5 | ~15–40 pesan / 5 jam | Model sama persis dengan yang dipakai pengguna Pro; Opus 4.8 tetap terkunci. |
| ChatGPT (OpenAI) | GPT-5.x Instant (versi terbaru saat itu) | Sekitar 10 pesan / 5 jam sebelum otomatis turun ke model yang lebih ringan | Mode "Thinking" (penalaran mendalam) sangat terbatas atau tidak tersedia sama sekali di paket gratis. |
| Gemini App (Google) | Gemini Flash | Sekitar puluhan prompt per hari | Gemini Pro dibatasi ketat dan sebagian besar fitur agentic berat mengarah ke paket berbayar. |
| Gemini API (Google, developer) | Gemini Flash & Flash-Lite | ~10–15 permintaan/menit, sekitar 1.500 permintaan/hari | Model Gemini Pro sudah dikeluarkan dari tier gratis sejak April 2026 — kini butuh billing aktif. |
| Kimi (Moonshot AI) | Kimi (versi ringan, bukan flagship penuh) | Kuota harian dianggap "wajar", angka pasti tidak dipublikasikan resmi | Fitur berat seperti Agent Swarm dan model flagship K2.6 penuh cenderung lebih dulu dibatasi dibanding versi chat gratisnya. |
| DeepSeek | DeepSeek V4 (Instant/Expert Mode) | Tidak ada batas jumlah pesan harian yang dipublikasikan; bisa diperlambat saat trafik sedang tinggi | Beda dari provider lain yang pakai kuota tetap, DeepSeek lebih mengandalkan pembatasan dinamis mengikuti beban server. |
| Z.ai (GLM) | GLM-5.2 | Fair use, angka resmi tidak dipublikasikan | Chat dan Agent Mode gratis di chat.z.ai; API-nya sendiri tidak punya tier gratis berkelanjutan, hanya kredit awal saat mendaftar akun. |
Kenapa Semua Provider Melakukan Ini?
Ada beberapa alasan yang masuk akal kenapa Anthropic, OpenAI, dan Google kompak mendorong kemampuan agentic ke tier gratis:
- Biaya model semakin efisien. Anthropic secara eksplisit menyebut Sonnet 5 dirancang agar performanya mendekati model kelas atas (Opus 4.8) tapi dengan biaya jalan yang jauh lebih rendah, sehingga lebih murah untuk "dibagikan" secara luas ke pengguna gratis.
- Persaingan antar-provider makin ketat. Begitu satu provider menaikkan standar model gratisnya, provider lain cenderung mengikuti agar tidak kalah menarik bagi pengguna baru.
- Model gratis jadi etalase. Memberi pengguna gratis pengalaman dengan kemampuan agentic yang nyata membuat mereka lebih mudah membayangkan manfaat berlangganan paket berbayar untuk kuota atau model yang lebih besar lagi.
Bagi pengguna, dampaknya cukup terasa: tugas-tugas yang dulu terasa "harus pakai versi berbayar" — seperti riset lintas sumber di web, penyusunan rencana multi-langkah, atau otomatisasi tugas berulang — kini makin mungkin dicoba lebih dulu lewat versi gratis, sebelum akhirnya memutuskan perlu berlangganan atau tidak.
Referensi
- Anthropic. Introducing Claude Sonnet 5.
- OpenAI. Introducing GPT-5.4.
- Google. Gemini API Managed Agents: 3.6 Flash, hooks, and more.
- TechCrunch. Anthropic launches Claude Sonnet 5 as a cheaper way to run agents.
- DeepSeek. DeepSeek V4 Preview Release.
- MoonshotAI. Kimi K2: Open Agentic Intelligence.
- Google. Gemini Developer API pricing.
- Z.ai. Z.ai — AI Chatbot & Agent powered by GLM-5.2.

Posting Komentar