Daftar isi
- 1 Pengantar
- 2 Studi Kasus: Pemilihan Sepeda Motor
- 3 Langkah 1: Menentukan Variabel dan Himpunan Fuzzy
- 4 Langkah 2: Menentukan Fungsi Keanggotaan (Kurva)
- 4.1 Kurva Linear Turun
- 4.2 Kurva Segitiga
- 4.3 Kurva Linear Naik
- 5 Langkah 3: Fuzzifikasi (Menghitung Derajat Keanggotaan)
- 6 Langkah 4: Membentuk Query dan Menghitung Fire Strength
- 7 Langkah 5: Menentukan Rekomendasi
- 8 Kesimpulan
- 9 Referensi
Pengantar
Metode Fuzzy Tahani adalah salah satu penerapan logika fuzzy pada basis data untuk melakukan pencarian atau pemberian rekomendasi berdasarkan kriteria yang sifatnya tidak pasti (samar), misalnya "harga murah", "kapasitas mesin sedang", atau "irit bensin". Berbeda dengan basis data biasa yang hanya mengenal jawaban benar/salah (1 atau 0), Fuzzy Tahani memberikan derajat keanggotaan antara 0 sampai 1, sehingga data yang "agak murah" atau "hampir sedang" tetap bisa diukur dan dibandingkan.
Artikel ini akan membahas langkah demi langkah cara menghitung Fuzzy Tahani secara manual, mulai dari menentukan variabel, menentukan kurva keanggotaan, menghitung derajat keanggotaan, sampai menghasilkan rekomendasi akhir. Studi kasus yang digunakan adalah pemilihan sepeda motor, karena kasus ini cukup umum ditemui dan mudah dibayangkan oleh pembaca.
Studi Kasus: Pemilihan Sepeda Motor
Misalkan ada sebuah sistem rekomendasi yang membantu calon pembeli memilih sepeda motor berdasarkan dua kriteria:
- Harga (dalam Rupiah)
- Kapasitas Mesin (dalam cc)
Berikut data 3 unit sepeda motor yang akan kita jadikan contoh perhitungan:
| No | Nama Motor | Harga (Rp) | Kapasitas Mesin (cc) |
|---|---|---|---|
| 1 | Motor A | 16.000.000 | 125 |
| 2 | Motor B | 21.000.000 | 155 |
| 3 | Motor C | 13.000.000 | 110 |
Pembeli ingin mencari motor dengan kriteria "Harga Murah" DAN "Kapasitas Mesin Kecil". Mari kita selesaikan dengan metode Fuzzy Tahani.
Langkah 1: Menentukan Variabel dan Himpunan Fuzzy
Langkah pertama adalah menentukan variabel fuzzy apa saja yang dipakai, lalu menentukan himpunan (label) linguistik untuk masing-masing variabel, diurutkan dari nilai rendah ke tinggi.
| Variabel | Himpunan (urut dari rendah ke tinggi) |
|---|---|
| Harga | Murah → Sedang → Mahal |
| Kapasitas Mesin | Kecil → Sedang → Besar |
Karena tiap variabel memiliki 3 himpunan, otomatis akan terbentuk 1 kurva linear turun (himpunan pertama), 1 kurva segitiga (himpunan tengah), dan 1 kurva linear naik (himpunan terakhir) — sesuai kaidah yang akan dijelaskan pada langkah berikutnya.
Langkah 2: Menentukan Fungsi Keanggotaan (Kurva)
Setelah himpunan ditentukan, kita tentukan domain (rentang angka) untuk setiap himpunan, biasanya berdasarkan data historis atau kesepakatan pakar. Jenis kurva yang dipakai mengikuti posisi himpunan tersebut dalam urutannya:
Kurva Linear Turun
Dipakai untuk himpunan dengan nilai paling rendah (misalnya "Murah", "Kecil"). Semakin besar nilai x, semakin kecil derajat keanggotaannya.
μ(x) = (c − x) / (c − b) jika b < x < c
μ(x) = 0 jika x ≥ c
Kurva Segitiga
Dipakai untuk himpunan di tengah (misalnya "Sedang"). Kurva ini naik dulu lalu turun, karena punya batas jelas di kiri dan kanan.
μ(x) = (x − a) / (b − a) jika a < x ≤ b
μ(x) = (c − x) / (c − b) jika b < x < c
Kurva Linear Naik
Dipakai untuk himpunan dengan nilai paling tinggi (misalnya "Mahal", "Besar"). Kebalikan dari linear turun — semakin besar nilai x, semakin besar derajat keanggotaannya.
μ(x) = (x − a) / (b − a) jika a < x < b
μ(x) = 1 jika x ≥ b
Berikut domain yang kita tentukan untuk studi kasus ini:
| Variabel | Himpunan | Fungsi | Batas Bawah | Batas Tengah | Batas Atas |
|---|---|---|---|---|---|
| Harga (Rp) | Murah | Linear Turun | 10.000.000 | 14.000.000 | 18.000.000 |
| Sedang | Segitiga | 14.000.000 | 19.000.000 | 24.000.000 | |
| Mahal | Linear Naik | 20.000.000 | 26.000.000 | 32.000.000 | |
| Kapasitas Mesin (cc) | Kecil | Linear Turun | 100 | 115 | 130 |
| Sedang | Segitiga | 115 | 150 | 185 | |
| Besar | Linear Naik | 150 | 200 | 250 |
Gambar 1. Kurva keanggotaan variabel Harga (Murah, Sedang, Mahal)
Gambar 2. Kurva keanggotaan variabel Kapasitas Mesin (Kecil, Sedang, Besar)
Langkah 3: Fuzzifikasi (Menghitung Derajat Keanggotaan)
Sekarang kita hitung derajat keanggotaan setiap motor untuk tiap himpunan, menggunakan rumus dan domain yang sudah ditentukan.
Motor A — Harga Rp16.000.000
Nilai ini berada di antara batas tengah (14.000.000) dan batas atas (18.000.000) himpunan "Murah", sehingga memakai rumus linear turun bagian tengah:
μMurah(16.000.000) = 2.000.000 / 4.000.000 = 0,50
Untuk himpunan "Sedang" (segitiga), nilai 16.000.000 berada di sisi naik (antara batas bawah 14.000.000 dan batas tengah 19.000.000):
μSedang(16.000.000) = 2.000.000 / 5.000.000 = 0,40
Untuk himpunan "Mahal" (linear naik), nilai 16.000.000 masih di bawah batas bawah (20.000.000), sehingga μMahal = 0.
Gambar 3. Posisi harga Motor A, B, dan C pada kurva keanggotaan Harga — titik pada garis putus-putus menunjukkan nilai μ di setiap himpunan
Motor A — Kapasitas Mesin 125 cc
μSedang(125) = (125 − 115) / (150 − 115) = 10 / 35 = 0,29
μBesar(125) = 0 (karena 125 masih di bawah batas bawah 150)
Gambar 4. Posisi kapasitas mesin Motor A, B, dan C pada kurva keanggotaan Kapasitas Mesin
Dengan cara yang sama, berikut hasil fuzzifikasi untuk ketiga motor:
| Motor | Harga | Kapasitas Mesin | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Murah | Sedang | Mahal | Kecil | Sedang | Besar | |
| Motor A | 0,50 | 0,40 | 0 | 0,33 | 0,29 | 0 |
| Motor B | 0 | 0,60 | 0,17 | 0 | 0,86 | 0,10 |
| Motor C | 1,00 | 0 | 0 | 1,00 | 0 | 0 |
Langkah 4: Membentuk Query dan Menghitung Fire Strength
Setelah semua derajat keanggotaan didapat, langkah berikutnya adalah membentuk query (kriteria pencarian) dan menghitung fire strength (nilai akhir hasil kombinasi). Ingat kembali kriteria pembeli:
"Cari motor dengan Harga MURAH DAN Kapasitas Mesin KECIL"
Karena operatornya adalah AND, maka fire strength dihitung menggunakan fungsi MIN (nilai minimum) dari kedua derajat keanggotaan yang relevan:
| Motor | μMurah | μKecil | Fire Strength (MIN) |
|---|---|---|---|
| Motor A | 0,50 | 0,33 | 0,33 |
| Motor B | 0 | 0 | 0 |
| Motor C | 1,00 | 1,00 | 1,00 |
Sebagai perbandingan, jika kriteria pembeli diganti menjadi "Harga MURAH ATAU Kapasitas Mesin KECIL" (operator OR), maka perhitungannya memakai MAX:
| Motor | μMurah | μKecil | Fire Strength (MAX) |
|---|---|---|---|
| Motor A | 0,50 | 0,33 | 0,50 |
| Motor B | 0 | 0 | 0 |
| Motor C | 1,00 | 1,00 | 1,00 |
Langkah 5: Menentukan Rekomendasi
Langkah terakhir adalah mengurutkan motor berdasarkan nilai fire strength dari yang tertinggi ke terendah. Motor dengan nilai tertinggi adalah motor yang paling sesuai dengan kriteria yang diminta.
| Peringkat | Motor | Fire Strength (AND) |
|---|---|---|
| 1 | Motor C | 1,00 |
| 2 | Motor A | 0,33 |
| 3 | Motor B | 0 |
Kesimpulan
Perhitungan manual metode Fuzzy Tahani pada dasarnya mengikuti 5 langkah besar:
- Menentukan variabel dan himpunan fuzzy yang dibutuhkan.
- Menentukan fungsi keanggotaan (kurva turun/segitiga/naik) berdasarkan posisi himpunan dan domain angkanya.
- Melakukan fuzzifikasi, yaitu menghitung derajat keanggotaan tiap data untuk setiap himpunan.
- Membentuk query dan menghitung fire strength menggunakan MIN (untuk AND) atau MAX (untuk OR).
- Mengurutkan hasil fire strength untuk menentukan rekomendasi akhir.
Studi kasus pemilihan sepeda motor di atas hanya menggunakan 2 variabel agar mudah dipahami. Pada sistem yang lebih lengkap, biasanya ditambahkan variabel lain seperti konsumsi bensin, kapasitas tangki, atau merek, dengan cara perhitungan yang sama persis.
Referensi
- Fadilah. Rekomendasi Pembelian Sepeda Motor Merk Honda Menggunakan Metode Fuzzy Model Tahani. Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer, STMIK Banjarbaru. http://ojs.stmik-banjarbaru.ac.id/index.php/progresif/article/view/311
- Sofia, W. A., & Juhari. (2021). Prosedur Fuzzy Tahani Menggunakan Fungsi Representatif Kurva Segitiga dan Trapesium. Jurnal Riset Mahasiswa Matematika, 1(1), 40–50. http://repository.uin-malang.ac.id/9485/1/9485.pdf
- Analisis Fuzzy Tahani untuk Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Vendor. Jurnal Satya Informatika, Vol. 7 No. 1, Mei 2022. https://ojs-teknik.usni.ac.id/index.php/jsk/article/download/453/339/410
- Implementasi Fuzzy Tahani dalam Sistem Rekomendasi Pemilihan Smartphone. Jurnal Teknosia, Universitas Bengkulu. https://ejournal.unib.ac.id/teknosia/article/download/25990/11626
- Sistem Pendukung Keputusan Berbasis Fuzzy Tahani Logic Method. Jurnal PELS, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. https://pels.umsida.ac.id/index.php/PELS/article/download/1066/700

Posting Komentar