Cara Menjalankan Aplikasi Web dengan Laragon

Buat yang baru belajar ngoding PHP, salah satu tantangan pertama biasanya bukan soal bahasa pemrogramannya, tapi soal "gimana caranya biar project ini bisa dibuka di browser kayak website beneran". Di sinilah Laragon berperan. Artikel ini akan membahas tuntas cara menjalankan aplikasi web dengan Laragon, mulai dari download, instalasi, menjalankan project PHP, sampai membuat database lewat phpMyAdmin — cocok buat pemula yang baru pertama kali coba local server.

Apa itu Laragon?

Laragon adalah aplikasi local development environment untuk Windows yang membungkus semua kebutuhan dasar pengembangan web dalam satu paket: web server (Apache atau Nginx), database (MySQL/MariaDB), dan PHP, sekaligus mendukung Node.js, Python, hingga Go. Intinya, Laragon membuat komputer kita berperan seolah-olah jadi server sungguhan, tapi berjalan secara lokal alias offline.

Kenapa disebut "portable"? Karena seluruh instalasi Laragon terkumpul dalam satu folder saja. Folder ini bisa dipindah ke drive lain, disalin ke USB, bahkan dipindah ke komputer lain, tanpa perlu instalasi ulang dari nol.

Dibanding software sejenis seperti XAMPP, Laragon punya keunggulan di sisi ukuran yang ringan, proses start/stop service yang cepat, serta fitur pretty URL otomatis yang akan dibahas di bagian selanjutnya.


Download dan Instalasi Laragon

Download Laragon

Unduh installer resmi Laragon melalui halaman laragon.org/download. Ada dua pilihan paket:

  • Laragon Full — sudah termasuk Apache, Nginx, MySQL/MariaDB, PHP, Node.js, Python, dan beberapa tools lain sekaligus. Paling direkomendasikan untuk pemula supaya tidak perlu download komponen tambahan satu per satu.
  • Laragon Lite — versi minim, komponen lain di-download belakangan sesuai kebutuhan.

Untuk tutorial ini, pilih Laragon Full (64-bit) agar PHP dan MySQL sudah langsung tersedia begitu instalasi selesai.

Proses Instalasi

Setelah file installer selesai diunduh, ikuti langkah berikut:

  1. Jalankan file installer (double click), lalu klik Next.
  2. Tentukan lokasi instalasi. Secara default Laragon terpasang di C:\laragon — sebaiknya biarkan default ini karena beberapa fitur (seperti terminal bawaan) mengasumsikan path tersebut.
  3. Pada langkah opsi, akan muncul dua centang:
    • Run Laragon When Windows Starts — jika dicentang, Laragon otomatis menyala tiap komputer dinyalakan. Aktifkan kalau kamu sering butuh Apache/MySQL siap pakai kapan saja.
    • Auto Virtual Hosts — sebaiknya tetap dicentang, karena fitur inilah yang nanti membuat project bisa diakses lewat alamat cantik seperti namaproject.test alih-alih localhost/namaproject.
  4. Klik Next sampai proses instalasi selesai, lalu jalankan Laragon.
Tips: Kalau muncul peringatan Windows Defender SmartScreen saat menjalankan installer, klik "More info" lalu "Run anyway". Ini wajar terjadi untuk aplikasi yang belum banyak "reputasinya" di sistem Windows, bukan berarti file-nya berbahaya — asal diunduh dari situs resmi laragon.org.

Mengenal Struktur Folder Laragon

Sebelum menjalankan project, penting untuk tahu beberapa folder utama di dalam C:\laragon:

  • www\ — folder utama tempat menyimpan semua project web kita. Semua folder yang diletakkan di sini otomatis bisa diakses lewat browser.
  • data\ — tempat penyimpanan data database (MySQL/MariaDB).
  • etc\apps\ — tempat aplikasi tambahan seperti phpMyAdmin ditaruh.
Document Root adalah istilah untuk folder utama yang "dilayani" oleh web server. Di Laragon, document root defaultnya adalah folder www. Artinya, mengetik alamat di browser sama saja dengan membuka file di dalam folder www tersebut.

Cara Menjalankan Aplikasi Web PHP di Laragon

Bagian ini adalah inti dari tutorial: bagaimana caranya project PHP yang kita buat (atau download dari internet) bisa benar-benar berjalan dan diakses lewat browser.

Menyalin Project ke Folder www

  1. Buka Laragon, lalu klik tombol Start All untuk menyalakan Apache dan MySQL.
  2. Buka folder C:\laragon\www lewat File Explorer. Cara cepatnya, klik kanan ikon Laragon di system tray, lalu pilih www (atau lewat menu Laragon).
  3. Buat folder baru di dalam www, misalnya latihan-php, lalu masukkan semua file project PHP kamu ke folder tersebut (bisa project yang kamu tulis sendiri, atau hasil extract dari file .zip yang didownload dari internet).
Pastikan file utama project (biasanya index.php) berada tepat di dalam folder project tersebut, bukan tersembunyi satu folder lagi di dalamnya. Kesalahan umum: setelah extract .zip, isinya malah jadi www\latihan-php\latihan-php\index.php (folder bersarang dua kali) sehingga project gagal terbaca dengan benar.

Mengakses Project Lewat Browser

Begitu folder project ada di dalam www dan Apache sudah menyala (status "Start All" berwarna hijau), project otomatis bisa diakses dengan dua cara:

  • Lewat localhost: buka browser, ketik http://localhost/latihan-php
  • Lewat Pretty URL (fitur Auto Virtual Hosts): ketik http://latihan-php.test

Kedua cara ini sama-sama valid, tapi Laragon merekomendasikan pakai Pretty URL karena alamatnya lebih rapi dan meminimalkan masalah terkait path relatif pada project (misalnya path ke file CSS/JS yang salah kalau diakses lewat subfolder localhost/...).

Kalau ingin mengaktifkan HTTPS untuk pretty URL tadi (jadi https://latihan-php.test), tinggal klik Menu > Apache > SSL > Enable di aplikasi Laragon — tanpa perlu setting sertifikat manual.

Tekan F5 di browser untuk me-refresh halaman setelah mengubah kode. Kalau halaman menampilkan error PHP atau blank putih, biasanya berarti ada kesalahan syntax di file PHP yang perlu dicek ulang.


Membuat Database di phpMyAdmin

Banyak aplikasi PHP (login system, CRUD, dsb) butuh database untuk menyimpan data. Laragon sudah menyediakan MySQL/MariaDB secara default, tapi ada satu hal penting yang perlu diketahui dulu.

Menambahkan phpMyAdmin ke Laragon

Secara default, tool manajemen database bawaan Laragon adalah HeidiSQL, bukan phpMyAdmin. Kalau kamu ingin pakai phpMyAdmin (yang tampilannya berbasis browser dan lebih familiar untuk pemula), phpMyAdmin perlu ditambahkan dulu lewat fitur Quick Add.

Caranya cukup mudah, tidak perlu download manual:

  1. Pastikan Laragon sedang berjalan dan MySQL sudah menyala (klik Start All kalau belum).
  2. Klik kanan ikon Laragon di system tray untuk membuka menu utama.
  3. Pilih Tools > Quick add > phpmyadmin.
  4. Laragon akan otomatis mengunduh dan memasang phpMyAdmin ke folder etc\apps tanpa perlu konfigurasi tambahan.
Kalau kamu menggunakan PHP versi 8.4 ke atas, gunakan opsi Tools > Quick add > phpmyadmin6.0snapshot agar versi phpMyAdmin-nya kompatibel.

Membuat Database Baru

  1. Klik kanan ikon Laragon di system tray, lalu pilih Database (atau klik tombol database di jendela utama Laragon). Browser akan otomatis terbuka ke halaman phpMyAdmin.
  2. Kalau diminta login, gunakan:
    • Username: root
    • Password: dikosongkan (biarkan kosong)
  3. Di halaman utama phpMyAdmin, klik menu New di sidebar kiri.
  4. Masukkan nama database, misalnya db_latihan, pilih collation utf8mb4_unicode_ci (opsi standar yang mendukung berbagai karakter termasuk emoji), lalu klik Create.

Menghubungkan Project ke Database

Setelah database dibuat, biasanya kita perlu bikin tabel-tabel di dalamnya, lalu menghubungkan project PHP ke database tersebut lewat kode koneksi (misalnya dengan mysqli_connect() atau PDO), dengan detail koneksi:

  • Host: localhost
  • Username: root
  • Password: kosong
  • Nama database: sesuai yang tadi dibuat, misal db_latihan

Kalau kamu punya file .sql hasil export dari database lain (misal dari tutorial atau project yang di-download), tinggal buka database yang baru dibuat, klik tab Import, pilih file .sql tersebut, lalu klik Go — struktur tabel dan datanya akan otomatis masuk.


Mengatasi Masalah Umum

Port Apache/MySQL bentrok (status merah, tidak mau start): biasanya karena aplikasi lain (seperti Skype, IIS, atau XAMPP yang juga terpasang) sedang memakai port 80 atau 3306. Klik kanan tombol Apache/MySQL di Laragon, pilih opsi ganti port, atau matikan dulu aplikasi yang bentrok.
Halaman namaproject.test tidak bisa dibuka: pastikan fitur Auto Virtual Hosts aktif dan Apache sudah dalam status menyala (hijau). Coba juga restart Laragon lewat Menu > Reload.
phpMyAdmin menampilkan halaman putih/error setelah dipasang: pastikan versi PHP aktif kompatibel dengan versi phpMyAdmin yang dipasang (lihat catatan PHP 8.4+ di atas), lalu restart Apache lewat Menu > Apache > Restart.

Referensi

Posting Komentar